Antrian Mengular di SPBU Bangun Sari Hingga Dini Hari, Pengisian Motor & Mobil Tertahan,Petugas Hanya Mengaktifkan Pompa Sebelah,Sehingga Pelayanan Minim Mengakibatkan Antrian Panjang 

Batu Bara//Forwakatipikor.com Antrian panjang sepeda motor dan mobil roda 4 kembali terjadi di SPBU 14-121-254 Desa Bangun Sari, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batu Bara, pada Kamis dini hari (04/12/2025).

Berdasarkan pantauan langsung awak media sekitar pukul 00.30 WIB, terlihat puluhan kendaraan menumpuk hingga ke jalan raya.

Ironisnya, situasi tersebut diduga kuat terjadi akibat pembiaran oleh petugas SPBU terhadap aktivitas pengisian kendaraan yang disinyalir melakukan penyulingan BBM jenis Pertalite, baik menggunakan sepeda motor maupun mobil. Antrian menjadi semakin panjang karena kendaraan-kendaraan tertentu terlihat bolak-balik mengisi, sementara masyarakat umum yang membutuhkan BBM justru terjebak menunggu berjam-jam.

Petugas Bilang Tidak Layani Jerigen, Faktanya Diduga Berbeda, ternyata mengisi jirigen dan pompa pengisian BBM hanya sebelah di aktifkan.

Saat dikonfirmasi, mandor SPBU 24-121-254 menegaskan bahwa pihaknya tidak melayani pengisian jerigen atau wadah air mineral (aqua) kepada masyarakat.

 “Kami tidak melayani Deregen atau aqua pada masyarakat,” ujarnya singkat.

Namun, pernyataan tersebut berbanding terbalik dengan fakta di lapangan. Awak media menyaksikan sendiri bahwa panjangnya antrian terjadi akibat adanya aktivitas penyulingan oleh sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat, yang diduga dibiarkan oleh petugas SPBU.

Sejumlah pengendara tampak kesal dan mempertanyakan sikap petugas yang seolah tidak peduli terhadap antrian masyarakat.

Warga: Dua Jam Antri, Tapi Tangki Besar Malah Bolak-Balik

Seorang pengendara motor, Sumiati, warga Desa Sei Balai, mengaku sudah menunggu lama untuk mendapatkan Pertalite.

“Kami sudah dua jam lebih mengantri untuk mengisi minyak kami, bukan untuk dijual, tapi untuk kebutuhan belanja ke pajak Batu Bara,” ungkapnya.

Sumiati juga menambahkan bahwa selama mereka menunggu, mobil tangki besar justru keluar-masuk area pengisian tanpa hambatan.

“Ironisnya, kereta tangki besar selalu bolak-balik ke pengisian SPBU. Seakan tidak dipedulikan. Seakan ada permainan antara petugas SPBU dan pengisian tangki besar.”

Keluhan tersebut semakin menguatkan dugaan adanya praktik yang tidak sesuai aturan di SPBU Bangun Sari, dan kurangnya pelayanan petugas SPBU.

Diduga Ada Permainan: Warga Minta Polres Batu Bara melalui Kanit ekonomi Reskrim Turun Tangan dan pemerintah Daerah kabupaten batu bara melalui disprindagnaker kabupaten batu bara untuk mengevaluasi speed nomor berapa yang digunakan di pompa saluran BBM.

Masyarakat meminta agar Polres Batu Bara menindak tegas dugaan permainan antara petugas SPBU dengan kendaraan-kendaraan tertentu yang diduga melakukan penyulingan.

Warga berharap, aparat penegak hukum bertindak cepat, karena jika praktik seperti ini dibiarkan, kelangkaan Pertalite di Batu Bara akan semakin parah dan merugikan masyarakat luas.

Menurut keterangan manager SPBU bangun sari Tafahela Hulu mengatakan “dimana-mana SPBU antrian, jadi itu bukan permainan, tulisnya melalui chatting WhatsApp nya.kamis,4/12/2025.

Menurut keterangan paparan ketua Komite Nasional Perlindungan Konsumen, Perempuan,Anak Indonesia (KOMNAS-PKPAI) yang juga ketua Forum Wartawan Hukum Tindak Pidana Korupsi (FORWAKUM TIPIKOR) bahwa Ancaman Sanksi Pertamina bagi SPBU Nakal dan Pertamina sendiri memiliki aturan terhadap SPBU yang melanggar ketentuan penyaluran BBM,Beberapa sanksi yang dapat diberikan antara lain:

– Peringatan tertulis

– Penutupan sementara jalur distribusi BBM

– Penghentian pasokan BBM secara permanen

– Pemutusan hubungan kerjasama (PHK) sebagai lembaga penyalur resmi Pertamina

Lanjutnya,Jika terbukti ada praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi, atau manipulasi antrian, atau pembiaran kendaraan penyuling, SPBU tersebut dapat dikenakan sanksi berat, ungkapnya.

Masyarakat berharap pihak terkait, baik Polres Batu Bara, pemerintah Daerah,Pertamina,maupun segera melakukan tindakan pemeriksaan terhadap dugaan yang terindikasi tindak pidana korupsi di SPBU Bangun Sari, ditambah lagi beredar isi dugaan istilah bongkar gantung.

Situasi antrian yang terus berulang- ulang meresahkan dan juga merugikan masyarakat yang membutuhkan BBM untuk aktivitas sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *