Klarifikasi Terkait Dengan Isu Dana BOS Tahun 2025 – 2026 Perguruan Muhammadiyah Tanjung Tiram Kabupaten Batubara

Batubara, Menanggapi isu pemberitaan yang beredar di sejumlah media sosial mengenai dugaan penyalahgunaan atau korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di lingkungan Perguruan Muhammadiyah Tanjung Tiram Gelar konferensi pers, Jum’at, 14 Agustus 2026.

Dalam konferensi pers turut hadir Ketua DISDAKMEN Taufik Tanjung S.H, serta jajaran pengurus perguruan muhammadiyah tanjung tiram,dalam sambutannya Taufik Tanjung S.H selaku ketua DISDAKMEN menyampaikan penjelasannya tentang klarifikasi serta pernyataan resmi dengan Konferensi Pers guna meluruskan informasi yang berkembang, mulai dari pengelola dana BOS, SPP,serta keterlambatan pembayaran gaji guru hingga sampai berjalan tiga bulan belum terbayar.

Sejak menerima amanah yang baru pada bulan juni 2026 , Ketua DISDAKMEN Taufik Tanjung S.H, mengaku tidak memilih untuk tidak terburu buru mengambil alih dalam pengelola anggaran tahun 2026 sebelum mengetahui kondisi keuangan masing masing sekolah.

Menurut keterangan yang disampaikan pihak perguruan muhammadiyah,beliau ingin mengetahui secara jelas dari penerimaan dan penggunaan dana BOS serta uang SPP sekaligus masalah penimbunan halaman sekolah.

Langkah awal saat melakukan audit internal terkait dana BOS dan uang SPP serta Aset yang ada di perguruan Muhammadiyah baik SMP, SMA dan SMK, Ketua DISDAKMEN menegaskan bahwa seluruh Dana BOS yang diterima dan di cairkan telah tercatat dalam audit. hasil pemeriksaan internal tersebut akan menjadi dasar bagi pengurus DISDAKMEN baru untuk meminta penjelasan dan pertanggung jawaban atas pengelola keuangan sekolah.

Dalam penjelasanya saat konferensi pers pengurus perguruan muhamamadiyah telah menyampaikan hasil audit anggaran yang di temukan cukup fantastis dengan nominal Rp.391,499.200 yang di nyatakan belum jelas penggunaannya, beliau menyebut ini baru di rekonsiliasi dengan dokumen pendukung. Dan hasil akhir dari audit tersebut akan diberikan ruang untuk klarifikasi selama satu minggu dengan pihak pengelola anggaran pihak sekolah

Penggunaan anggaran operasional sekolah, termasuk honorarium guru dan pemeliharaan fasilitas, senantiasa melalui mekanisme yang belum jelas secara administrasi yang dapat dipertanggung jawabkan serta dilaporkan dalam sistem resmi.

Maka pihak pengurus perguruan muhammadiyah telah menurunkan tim audit internal untuk memeriksa kembali seluruh laporan dan pertanggung jawaban keuangan guna memastikan tidak ada pelanggaran prosedur maupun penyimpangan.

Pernyataan Penutup Ketua DISDAKMEN Perguruan Muhammadiyah Tanjung Tiram TaufiknTanjung S.H, menyampaikan Saya beserta jajaran pengurus penguruan muhammadiyah berkomitmen untuk senantiasa menjaga amanah umat, integritas lembaga pendidikan, serta kualitas proses belajar mengajar bagi para siswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *