Persempit Ruang Gerak Geng Motor, Polsek Lima Puluh Perketat Patroli Keamanan hingga Dini Hari
Guna mengantisipasi eskalasi tindak kriminalitas jalanan dan gangguan ketertiban umum, personel Polsek Lima Puluh menggelar patroli mobile berskala besar di sejumlah titik rawan wilayah hukumnya pada Minggu (08/02/2026) malam.
Langkah ini diambil sebagai bentuk respons cepat kepolisian dalam memetakan potensi gangguan keamanan, mulai dari aksi tawuran antarkelompok pemuda, aktivitas geng motor, hingga balap liar yang kerap meresahkan masyarakat saat akhir pekan.
Menyasar Titik Rawan dan Pos Satkamling
Patroli yang dimulai pada pukul 23.00 WIB ini dipimpin oleh Aiptu Elijon Manurung, didampingi oleh Aipda Mukhsin dan Bripka M. Irsan Lubis. Tim bergerak menyisir kawasan strategis, mulai dari Desa Sumber Padi, Kelurahan Lima Puluh, hingga sepanjang jalur lintas Sumatera (Jalinsum) yang menghubungkan Lima Puluh dan Perdagangan.
Tidak hanya sekadar berpatroli menggunakan kendaraan dinas, petugas juga menyambangi Pos Satkamling untuk berdialog langsung dengan warga yang sedang berjaga.
”Kami mengedepankan pendekatan dialogis. Selain memantau situasi jalan raya, kami juga mengajak warga untuk proaktif dalam menjaga lingkungan masing-masing. Kolaborasi antara polisi dan masyarakat adalah kunci utama kondusivitas,” ujar Aiptu Elijon Manurung di sela-sela kegiatan.
Imbauan Kamtibmas dan Call Center 110
Dalam giat tersebut, personel Polsek Lima Puluh secara khusus memberikan edukasi kepada kelompok pemuda yang masih berkumpul di pinggir jalan agar segera kembali ke rumah masing-masing guna menghindari potensi gesekan fisik atau aksi tawuran.
Petugas juga mengingatkan warga untuk tidak ragu melaporkan setiap gangguan keamanan melalui layanan pelaporan cepat Call Center 110 Polres Batu Bara. Layanan ini disiagakan 24 jam untuk memastikan setiap aduan masyarakat mendapatkan penanganan segera.
Situasi Terkendali
Hingga Senin dini hari, rangkaian patroli mobile tersebut melaporkan kondisi wilayah hukum Polsek Lima Puluh dalam keadaan aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya aktivitas menonjol terkait geng motor maupun gangguan kamtibmas lainnya.
Upaya preventif melalui patroli rutin ini diharapkan dapat memberikan efek gentar (deterrent effect) bagi pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa tenang bagi masyarakat yang sedang beristirahat maupun yang masih beraktivitas di luar rumah.
(BOYS-3)


